Home / Berita Umum / Ke Empat Pemeran Lantas Dibawa Ke Kantor Bea Cukai

Ke Empat Pemeran Lantas Dibawa Ke Kantor Bea Cukai

Ke Empat Pemeran Lantas Dibawa Ke Kantor Bea Cukai – Kantor Pengawasan serta Layanan Bea Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) B Surakarta temukan 6,6 juta rokok yg disebarkan dengan cara ilegal. Rokok tiada pita cukai itu diketemukan dalam suatu bangunan di Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo.

Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Kunto Prasti Trenggono menyampaikan, penemuan gudang itu bermula dari papar perkara di Semarang. Kala itu, petugas gagalkan pengiriman 121 koli rokok ilegal dari Sukoharjo ke arah Bangka, 4 Mei 2019 kemarin.

“Dari sana kita dapatkan jejak-jejak pengiriman rokok ilegal di Solo Raya. Pada akhirnya kita dapatkan di Sukoharjo,” kata Kunto dalam temu wartawan di kantor Bea Cukai Surakarta, Colomadu, Karanganyar, Rabu (15/5/2019).

Di bangunan itu, team paduan Bea Cukai Kanwil DJBC Jawa Tengah serta DIY temukan 132 koli rokok. Barang ilegal itu terbagi dalam beberapa brand dengan style sigaret kretek mesin (SKM) serta sigaret kretek tangan (SKT).

Tidak hanya dari dalam bangunan, petugas temukan rokok ilegal di dua mobil. Ada 25 koli rokok di mobil pikap serta 20 koli rokok di mobil Elf.

“Hasil dari kontrol, bangunan itu dipunyai oleh AP. Dari saksi AP, didapati barang itu datang dari HF asal Jepara,” katanya.

Petugas lantas lakukan penangkapan pada HF bertindak sebagai pemilik barang, DA bertindak sebagai konsumen barang, dan KM serta AL bertindak sebagai pengirim barang. Mereka diamankan dalam suatu hotel di Yogyakarta.

Ke empat pemeran lantas dibawa ke kantor Bea Cukai Surakarta buat dikerjakan kontrol. Waktu ini berkas udah P21 serta siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sukoharjo.

“Mereka dijaring Kasus 54 serta/atau Kasus 56 juncto Kasus 59 UU Nomer 11 Tahun 1995 seperti udah dirubah dengan UU Nomer 39 tahun 2007 perihal cukai juncto kasus 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Ultimatum hukumannya optimal 5 tahun atau optimal denda 10 kali nilai cukai,” papar ia.

Mengenai keseluruhan rokok ilegal yg diambil alih merupakan beberapa 298 koli atau 1.690 bal atau 33.800 slop atau 6.643.200 batang rokok. Dari penyitaan itu, kerugian negara sebesar Rp 2,6 miliar bisa diselamatkan.

About penulis77