Home / Berita Umum / Laporan Penyerangan Pada Restoran Yahudi Di Kota Chemnitz

Laporan Penyerangan Pada Restoran Yahudi Di Kota Chemnitz

Laporan Penyerangan Pada Restoran Yahudi Di Kota Chemnitz – Laporan penyerangan pada restoran Yahudi di kota Chemnitz, negara sisi Sachsen di Jerman, dipandang sudah memberikan “dimensi baru” pada kerusuhan berbentuk rasisme di kota itu.
Perwakilan komune Yahudi di Jerman mengatakan keprihatinan menyusul ada laporan penyerangan pada satu restoran Yahudi di Chemnitz oleh grup neo-Nazi akhir Agustus kemarin. Mereka mengkritik pihak berwenang yang berkesan menyepelekan permasalahan di kota itu.

“Laporan serangan oleh neo-Nazi di restoran halal ‘Schalom’ di Chemnitz mengagetkan saya,” tutur Josef Schuster, presiden Dewan Pusat Yahudi di Jerman, Minggu (9/8) di Berlin.

“Saya tidak mengerti usaha dari beberapa politisi serta perwakilan otoritas keamanan untuk mengatur kondisi di Chemnitz,” tuturnya, memberikan jika “usaha untuk memberikan keyakinan (publik) serta tidak ada jarak dari pihak populis sayap kanan turut bertindak pada sikap beberapa petinggi itu”.

“Saat ini telah melalui larut malam,” kata Schuster. “Usaha jelas dari pihak otoritas untuk menyepelekan insiden ini membuat saya sangsi akan keseriusan pekerjaan mereka.”

Pemerintah berkesan menggampangkan

Komentar Schuster ini muncul menyusul masukan pada Kepala Tubuh Intelijen Domestik Jerman, Hans-Georg Maassen, yang tengah disoroti.

Beberapa pihak mendesak Maassen untuk menuturkan komentar-komentarnya yang dipandang menyepelekan kemampuan memprotes berlebihan kanan di Chemnitz.

Maassen menyampaikan jika ia sangsi akan keaslian video yang tunjukkan beberapa demonstran sayap kanan menguber serta membidik orang asing.

Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer menyampaikan pada Minggu (09/8) malam jika Maassen mesti memberi keterangan atas pandangannya pada Menteri Dalam Negeri pada Senin (10/8).

Bicara pada instansi penyiaran publik Jerman, ARD, Seehofer mengatakan apa yang diyakininya pada Maassen, tapi menyampaikan kepala intelijen itu mesti “bertanggungjawab atas langkah dia menempatkan semua hal berkaitan teorinya.” Seehofer sendiri seperti diambil dari media Jerman juga menyampaikan jika “migrasi ialah induk semua permasalahan.”

Memprotes yang dibarengi bentrok di Chemnitz berlangsung sesudah ada penusukan yang selesai dengan kematian seseorang lelaki Jerman. Tiga terduga tersangka yang disebut imigran dari Irak serta Suriah ikut serta dalam penyerangan ini.

Bangkitkan masa lalu lama

Bekas Presiden Dewan Pusat, Charlotte Knobloch, pada Minggu (9/8) mengingatkan jika serangan di Chemnitz ialah serangan pada penduduk Jerman biasanya.

“Satu serangan pada orang Yahudi belum pernah cuma jadi serangan pada orang Yahudi,” tuturnya. Serangan ini ialah “rintangan pada penduduk yang terbuka serta demokrasi liberal” serta mesti tidak diterima.

Menteri Kehakiman Jerman Katarina Barley juga mengutuk serangan itu.

“Serangan pada kehidupan orang Yahudi yang kita alami lagi saat ini tidak bisa tertahankan,” tuturnya pada media massa dari Redaktionsnetzwerk Deutschland.

Barley memberikan jika serangan oleh grup berlebihan kanan di restoran Yahudi sudah menghidupkan masa lalu jelek.

Komisioner anti-Semitisme pemerintah, Felix Klein, sepakat dengan pengakuan Barley.

“Itu menimbulkan masa lalu terburuk dari 30-an,” tuturnya merujuk pada kekejaman yang dikerjakan oleh rezim Nazi Jerman pada orang Yahudi mendekati serta saat Perang Dunia Ke-2.

Pada 27 Agustus belasan orang melemparkan batu besar, botol serta beberapa benda lainnya mengarah restoran, tutur pemiliknya, Uwe Dziuballa. Dia sendiri dipukul di pundak.

Menurut satu laporan di media massa Welt am Sonntag, beberapa striker juga berseru “Keluar dari Jerman, kau babi Yahudi.” Media massa itu menyampaikan jika otoritas investigasi kriminil di negara sisi Sachsen sudah mengkonfirmasi laporan sah oleh pemilik restoran mengenai serangan itu.

Menurut Dziuballa, restoran ini sudah berkali-kali jadi tujuan pelanggaran anti-Semit semenjak di buka pada tahun 2000.

About admin