Home / Berita Umum / Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 295 Kg Ganja ke Pulau Jawa

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 295 Kg Ganja ke Pulau Jawa

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 295 Kg Ganja ke Pulau Jawa – Polda Lampung serta deretan menggagalkan pengiriman 295 kg daun ganja kering serta 60 kg sabu-sabu ke Pulau Jawa pada dua tempat di Propinsi Lampung. Sejumlah 295 kg daun ganja kering ditangkap petugas.

“Ditangkap oleh Unit Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan pada Sabtu (29/12), di ruangan pengecekan Seaport Interdiction, Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan,” kata Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, seperti dikutip Pada, Selasa (8/1/2019).

Hasil pengungkapan daun ganja kering itu, polisi mengamankan lima terduga, ialah Andri Kurniawan (21), Muhammad Nabil (22), Rahmad Fadhil (22), Nabila bin Abdul Nasir Bahajjad (29), serta Berty Irawan (46).

Disamping itu, kata Kapolda, pada awal tahun ini, Unit Reserse Narkoba Polres Lampung Timur pun temukan dua karung goni berisi narkotika tipe sabu-sabu di Desa Mulya Sari, Kecamatan Pasir Sakti, yg beratnya diprediksikan sampai 60 kg.

Bersangkutan dengan masalah itu, polisi mengamankan satu terduga atas nama Rahmatulloh, di Jalan Raya Cayur, Kelurahan Kronjo, Tangerang, Propinsi Banten.

Irjen Purwadi menyampaikan, karena ada pengungkapan masalah ini, bisa dianggap Propinsi Lampung bakal ramai peredaran narkoba dari Aceh ke arah Pulau Jawa.

“Beberapa aktor tetap memanfaatkan arah darat ataupun laut sebab mereka sadari kesibukan aparat penegak hukum bakal kompleks diakhir tahun. Tetapi kami lebih kreatif serta kesigapan anggota yg pro-aktif,” katanya juga.

Polda Lampung serta deretan awal kalinya udah memperhitungkan bakal ada suatu yg bakal berjalan diakhir tahun. Menurut perkiraan itu, operasi kepolisian juga ditingkatkan.

“Pribadi di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni kita ketahui akan jadi fasilitas penyeberangan dari penemuan ini,” kata Kapolda Lampung itu.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih memberikan, dari dua masalah itu, ikut juga ditangkap barang untuk bukti lainnya, seperti dua mobil serta empat hp.

“Pada beberapa aktor bakal ditempatkan Clausal 114 UU perihal Narkotika, dengan ultimatum maksimum penjara seumur hidup,” katanya kembali.

About admin