Home / Berita Umum / Seorang Pria Misterius Kini Menjadi Incaran polisi

Seorang Pria Misterius Kini Menjadi Incaran polisi

Seorang Pria Misterius Kini Menjadi Incaran polisi – Seseorang turis bule jadi korban begal payudara di area kampung wisata Prawirotaman, Kota Yogya seminggu waktu lalu. Bule itu dapatkan perlakuan pelecehan seksual saat berjalan kaki bersama-sama seseorang temannya sama-sama bule di Gang Batik Gringsing, Jalan Prawirotaman 1, Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan.

Dari rekaman CCTV suatu hostel, aktor seseorang pria mengendarai sepeda motor. Sampai sekarang ciri-ciri aktor tetap misterius.

Momen begal payudara itu terekam camera CCTV suatu hostel dekat tempat peristiwa. Gak perlu waktu lama, video rekaman CCTV itu viral di sosial media serta jadi sorotan beberapa pihak.

“Saat itu saya baru keluar, tak diduga di-whatsapp karyawan saya bertanya dapat lihat rekaman CCTV tak. Ia mengatakan baru-baru ini ada bule wanita jalan di muka hostel tak diduga berteriak keras sekali,” narasi pemilik hostel, Yudhistira (26) waktu dihubungi detikcom, Jumat (9/11).

Selanjutnya ia kembali pada hostelnya untuk lihat rekaman CCTV manfaat pastikan sebenarnya apakah yg berlangsung hingga bule itu berteriak.

“Saya lihat nyatanya benar, habis dicimol (dipegang payudaranya) oleh orang yg naik motor,” jelas Yudhis.

Yudhis mengatakan bule itu bukan tamu hostelnya. Ia juga belum pula tahu persis ciri-ciri bule itu.

“Terus Senin saya ke Polsek, melapor nunjukin video itu, selanjutnya polisi hadir ke hostel saya mengecheck di tempat,” katanya.

Waktu disaksikan detikcom, video rekaman CCTV itu menyiarkan dua orang bule wanita tengah berjalan kaki dalam suatu gang di area Prawirotaman. Kedua-duanya terlihat berjalan berdampingan disamping tepi jalan sekalian mengobrol.

Tersebut waktu peristiwa memperlihatkan waktu 20.56 WIB. Keadaan gang sepi dari berseliweran motor atau pejalan kaki yang lain.

Terus muncul suatu sepeda motor yg dikendarai seorang dari arah berbalik. Saat pas berpapasan dengan ke dua bule itu, pengendara memepetkan kendaraannya mengarah ke dua bule itu serta tiada dikira, tangan kiri pengendara motor langsung memperlancarkan tindakan gak senonohnya.

Seketika saja bule sebagai korban begal payudara kaget dapatkan perlakuan tak patut itu. Ia terlihat melihat ke belakang untuk lihat aktor. Sesaat sehabis mengerjakan laganya, aktor begal payudara tampak langsung tancap gas tinggalkan tempat.

Wali Kota Yogya, Haryadi Suyuti berani bicara sehubungan momen begal payudara itu. Ia memohon masalah itu ditindak tegas aparat.

“Ya itu (begal payudara) perihal yg tentu saja mesti ditindak dengan tegas,” papar Haryadi waktu diminta konfirmasi detikcom, Senin (12/11).

Haryadi mengatakan, perbuatan pelecehan seksual apa pun memiliki bentuk termasuk juga begal payudara tak mestinya berlangsung. Oleh karena itu, Haryadi mengharapkan warga berperan serta biar masalah mirip gak terulang lagi.

Bukan cuma turis, (begal payudara) pada warga penduduk (lokal) pun tidak bisa. Warga dapatkan perlakuan sesuai itu (begal payudara) tidak bisa,” tegasnya.

“Berikut yang penting dijaga, sebab itu ada RT, ada RW, grup pemuda. Mari perihal seperti ini kita rawat untuk dihindarkan, jangan pernah berlangsung,” lanjut Orang politik Partai Golkar itu.

Haryadi pun menganjurkan masyarakat untuk pro aktif memberikan laporan kalau menjumpai peristiwa yg sama.

“Mestinya (polisi) melakukan tindakan, namun kan mesti ada laporan. Laporan kan dapat warga ditempat, tak mesti korban,” tambah Haryadi.

Permaisuri Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas pun ikut berani bicara. Menurut dia, aktor bagal payudara itu mesti diamankan.

“Aktor (begal payudara) mesti benar-benar diamankan, bila memang perlu warga yang penting berjalan untuk tangkap beberapa orang ini, asal janganlah dihakimi sendiri,” tuturnya selesai buka Kejuaraan Pacuan Kuda Spesial X bertema ‘Jogja Derby 2018’ di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Minggu (11/11).

“Agar ia (aktor begal payudara) tak berulang-ulang mengerjakan perihal yg sesuai itu (begal payudara),” tuturnya.

Lanjut GKR Hemas, aktor butuh diamankan biar peristiwa mirip tidak akan berlangsung di Yogyakarta yang disebut daerah arah wisata. Terkecuali itu, warga yg tinggal di beberapa tempat wisata diimbau biar turut mengontrol tempat wisatanya dari bermacam problem. Sebab peristiwa begal payudara bisa mencoreng Yogyakarta menjadi daerah wisata.

Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogya, Yunianto Dwi Sutono, menyayangkan tindakan pelecehan seksual itu. Biar masalah ini gak jadi bola liar, Dispar pun memojokkan polisi menyelidiki masalah ini.

“Ya bila benar (ada begal payudara) kami menyayangkan. Di samping itu meminta untuk dapat disibak oleh aparat yg berkekuatan,” kata Yunianto waktu dihubungi detikcom, Senin (12/11).

Yunianto memaparkan, pihaknya memiliki rencana memahami masalah pelecehan seksual pada turis asing itu. Untuk menahan peristiwa mirip gak terulang lagi, lanjut Yunianto, pihaknya akan mengupayakan memaksimalkan publikasi, agar segala warga mempunyai skema fikir sadar pariwisata.

“Biar warga selalu miliki jiwa sadar wisata, bagaimana kita memperlakukan wisata di Kota Yogyakarta dengan baik serta tentu saja nyaman,” jelasnya.

“Agar wisatawan di Yogyakarta, utamanya mancanegara serta biasanya (wisatawan) domestik terus senang tinggal di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Spesial Yogyakarta (DIY) pun mengkritik momen begal payudara itu. Kecuali sang bule jadi korban pelecehan seksual, momen itu pun menodai citra pariwisata Yogyakarta.

“Kami amat menyayangkan momen itu sebab di cemaskan jadi perihal yg kurang baik untuk nama DIY biasanya, menodai dunia pariwisata Yogya, pun mengakibatkan kerusakan citra warga Yogya yg diketahui ramah serta baik,” kata Ketua DPD Asita DIY, Sudiyanto waktu dihubungi detikcom, Senin (12/11/2018).

Menurut dia, sejauh ini iklim di Yogyakarta cukuplah aman untuk wisatawan domestik ataupun mancanegara.

“Serta peristiwa ini menyebar di sosial media secara cepat hingga akan merugikan pariwisata serta warga Yogya sendiri,” ucap Sudiyanto.

Ia berpandangan momen ‘begal payudara’ itu dapat berlangsung sebab kecuali kemauan jahat dari aktor, pun keadaan seputar tempat peristiwa yg membantu aktor untuk berlaga.

“Mungkin jalan yg kurang jelas hingga membantu aktor mengerjakan perihal yg tak patut. Ini butuh perhatian dari pemerintah serta warga, mungkin butuh pun ditambah pemasangan CCTV di sebagian titik biar semua kesibukan gampang terekam serta terawasi, utamanya lokasi yg sepi serta kurang jelas waktu malam hari,” tangkisnya.

Sudiyanto pun mengharapkan kepolisian dapat selekasnya tangkap aktor serta memprosesnya sama dengan peraturan hukum.

“Aktor mesti dikasih hukuman yg setimpal. Warga Yogya yg diketahui ramah, baik serta berbudaya, jangan pernah ternodai tingkah pelaku yg tak bertanggung-jawab,” tuturnya.

Sehabis beberapa pihak memojokkan biar polisi menyelidiki masalah itu serta tangkap aktor untuk diolah hukum. Terus, seperti apakah respon dari kepolisian?

“Momen itu sehubungan tindak pidana pelecehan seksual, polisi dapat bikin laporan polisi mode A, tidak adanya laporan awal dari korban,” kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, waktu dihubungi detikcom, Senin (12/11/2018).

Walaupun begitu, Yuliyanto pun memohon biar korban terus melapor ke polisi. Sebab polisi pun butuh info dari korban untuk keperluan pemberkasan.

“Bila tak melapor, dari lokasi mana penyidik akan tahu siapa ciri-ciri korban? Pun info bab rangkaian peristiwa, dari korban pun dari saksi-saksi, untuk lengkapi berkas masalah,” katanya.

Sampai sekarang ciri-ciri aktor ataupun korban memang tetap misterius.

“Tetap lidik (penyidikan), yang pasti kita mencari pelakunya. Doakan saja mudah-mudahan cepat tertangkap,” kata Wakapolresta Yogyakarta, AKBP Ardiyan Mustakim waktu diminta konfirmasi terpisah.

Menurut dia, proses penyidikan terus bersambung sebab peristiwa itu dirasa mencurigakan warga utamanya wisatawan. “Sebab kan mencurigakan pun itu, jadi terus kita kerjakan penyidikan serta terus kita mencari itu (pelakunya),” tegasnya

About admin