Home / Berita Umum / Seru Lomba Dayung Perahu Tradisional Di Lamongan

Seru Lomba Dayung Perahu Tradisional Di Lamongan

Seru Lomba Dayung Perahu Tradisional Di Lamongan – Kepolisian Lamongan menyelenggarakan lomba dayung perahu tradisionil di anak sungai Bengawan Solo, Bengawan Njero. Lomba itu disertai beberapa ratus peserta dari pemuda sampai emak-emak.

Lomba dayung perahu tradisionil itu dihelat Polsek Glagah. Meskipun demikian, peserta lomba gak cuma anggota kepolisian saja. Tetapi juga libatkan penduduk serta aparat pemerintah.

Bahkan juga, emak-emak pula ikut meramaikan lomba dayung perahu tradisionil itu. Mereka ikut pula jadi peserta juga.

“Lomba ini jadi hiburan buat memperkuat tali persaudaraan, jadi tak semata-mata merebutkan juara. Yang pasti, utamanya mengontrol persatuan serta kebersamaan sama-sama penduduk, ” kata Kapolsek Glagah AKP M Kosim pada wartawan di celah acara lomba, Minggu (30/6/2019).

Kosim mengemukakan, lomba dayung perahu tradisionil terbuka untuk umum serta disertai beberapa ratus pendayung. Tidak hanya penduduk Glagah serta sekelilingnya, lomba dayung pula disertai club dari institusi pemerintahan. Ialah club dari Dinas Pengairan Pemkab Lamongan, TNI serta Polri dan

Lantas peserta dari Banser, feature desa serta IKSPI. Keseluruhan ada 34 club Dayung. Lantas nama club yg dipakai termasuk nyentrik. Seperti Marcopolo, singo, Mbah joyo dll.
Lomba dayung perahu tradisionil di Lamongan/Lomba dayung perahu tradisionil di Lamongan/ Photo: Eko Sudjarwo
“Saya berikan terima kasih pada barisan saya serta semua yg turut serta dan seluruhnya warga yg ikut meramaikan acara ini,” tambah Kosim.

Menurut dia, lomba dayung itu masih juga dalam rangka memperingati HUT ke-73 Bhayangkara. Salah satu orang peserta lomba dayung, Shokib mengemukakan, keikutsertaan dirinya sendiri bersama dengan club gak lain yaitu jadi bentuk keikutsertaan untuk memeriahkan HUT Bhayangkara.

Arahan sama pula dikatakan salah satu orang peserta wanita, Kasiani. Dia serta klubnya ingin memeriahkan HUT Bhayangkara.

“Siapa tahu serta moga-moga dapat juara. Cukup kan bisa uang pembinaan,” ujarnya optimistis.

Keramaian pula nampak di alun-alun Kota Lamongan kala Car Free Day atau yg biasa diketahui dengan Minggu Ceria (Mince). Pada tempat itu, Satlantas Polres Lamongan menyelenggarakan pekerjaan bhakti service publik berwujud SIM keliling.

Menurut Kasatlantas Polres Lamongan AKP Argya Satriya Bhawana, pelyanan itu memperoleh animo dari warga. “SIM keliling di acara Mince dihelat untuk berikan keringanan. Utamanya warga yg tengah melakukan olahraga serta pada warga yg tak dapat melakukan perpanjangan SIM pada hari-hari efisien lantaran aktivitas,” kata Argya.

About penulis77