Home / Berita Umum / Tipu Wanita di Bojonegoro Rp 11,5 Juta, Pria Ngaku Sebagai Polisi Ditangkap

Tipu Wanita di Bojonegoro Rp 11,5 Juta, Pria Ngaku Sebagai Polisi Ditangkap

Tipu Wanita di Bojonegoro Rp 11,5 Juta, Pria Ngaku Sebagai Polisi Ditangkap – Seseorang pria di Bojonegoro kerjakan penipuan dengan mengakui jadi polisi. Dia tawarkan layanan buat menopang keluarga yg tengah terlilit masalah narkoba.

Pemeran penipuan didapati bernama Diki Mahendra (24) masyarakat Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Dia mesti berhubungan dengan polisi sehabis diadukan seseorang korbannya Elvira (30) , masyarakat Desa Ngujo RT 02 RW 01, Kecamatan Kalitidu.

Korban terasa tertipu oleh pemeran yg mengakui anggota polisi jadi buruh sergap (buser) . Keragua-raguan korban muncul sebab pemeran tidak kunjung mengatur masalah narkoba yg tengah dihadapi keluarga korban. Walau sebenarnya uang Rp 11, 5 juta yg diperintah pemeran udah dikasihkan.

” Korban melapor sebab ditipu terduga DM yg baru dikenalnya serta ngaku jadi buser serta udah mengharap beberapa uang buat mengurus suami pelapor yg terkena permasalahan Narkoba. Tetapi sehabis ditelusuri nyata-nyatanya terduga pengangguran serta bukan polisi. ” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Sabtu (6/4/2019) .

Menurut pernyataan terduga ke penyidik, modus penipuan dijalankan melalui cara mendatangi rumah korban. Waktu itu Diki tawarkan layanan buat menopang korban dengan imbalan uang.

” Ada uang yg udah dikasihkan korban ke pemeran sebesar Rp 11, 5 juta, ” tambah Kasat Reskrim Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra.

Dia memberi tambahan, Diki mengakui kerjakan penipuan itu sebab terjepit keperluan ekonomi. Lebih jadi buruh serampangan dengan pendapatan tidak tentunya, dia pun dipusingkan dengan beban membayar credit motor tiap-tiap bulannya.

Dalam penangkapan Diki, polisi mengamankan beberapa barang untuk bukti seperti satu handphone, STNK serta satu unit motor. Sedang uang hasil penipuan udah diperlukan terduga buat membayar credit motornya.

Atas penipuan yg dia melakukan, pemeran dijaring Klausal 378 serta 372 KUHP dengan dakwaan penipuan serta penggelapan.

Uang Rp 11, 5 juta diserahkan korban ke pemeran lewat cara tunai dalam tiga bagian. Yg pertama Rp 7, 5 juta buat melunasi credit sepeda motor pemeran. Selanjutnya Rp 2, 5 juta buat balik nama serta bayar pajak kendaraan. Rp 1 juta buat membayar denda di Finance Indomobil Gresik serta 500 ribu dikasihkan pada saksi Nurhadi di Bojonegoro.

About admin